Create your own banner at mybannermaker.com!

Search...

Marhaban Ya Ramadhan: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1428 H

0

Assalamualaikum wr.wb....

Bulan Ramadhan sebentar lagi tiba...mudah-mudahan kualitas Ramadhan kita kali ini lebih baik dari tahun yang kemarin......

Marhaban Ya Ramadhan................

---------------------------------------------------

JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN 1428 H / 2007 M
UNTUK JAKARTA DAN SEKITARNYA (Dalam WIB)
Arah Kiblat : 64° 51' Lintang : 6°10'LS Bujur : 106°49' BT

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa".
(QS. Al Baqarah: 183)

Tanggal

Imsak

Shubuh

Terbit

Dhuhur

Ashar

Maghrib

Isya



1

04:22

04:32

05:45

11:51

15.06

17:53

19:02



2

04:21

04:31

05:44

11:51

15.05

17:53

19:02



3

04:21

04:31

05:44

11:50

15.04

17:53

19:01



4

04:20

04:30

05:43

11:50

15.04

17:53

19:01



5

04:20

04:30

05:42

11:49

15.03

17:52

19:01



6

04:19

04:29

05:42

11:49

15.02

17:52

19:00



7

04:19

04:29

05:41

11:49

15.01

17:52

19:00



8

04:18

04:28

05:41

11:48

15.00

17:52

19:00



9

04:18

04:28

05:40

11:48

15.00

17:52

19:00



10

04:17

04:27

05:40

11:48

14.59

17:52

19:00



11

04:17

04:27

05:39

11:47

14.58

17:51

19:00



12

04:16

04:26

05:39

11:47

14.57

17:51

19:00



13

04:15

04:25

05:38

11:47

14.56

17:51

18:59



14

04:15

04:25

05:38

11:46

14.55

17:51

18:59



15

04:14

04:24

05:37

11:46

14.55

17:51

18:59



16

04:14

04:24

05:37

11:46

14.54

17:50

18:59



17

04:13

04:23

05:36

11:45

14.53

17:50

18:59



18

04:13

04:23

05:36

11:45

14.52

17:50

18:59



19

04:12

04:22

05:35

11:45

14.51

17:50

18:59



20

04:12

04:22

05:35

11:44

14.50

17:50

18:58



21

04:11

04:21

05:34

11:44

14.49

17:50

18:58



22

04:11

04:21

05:34

11:44

14.48

17:50

18:58



23

04:10

04:20

05:33

11:43

14.47

17:49

18:58



24

04:10

04:20

05:33

11:43

14.46

17:49

18:58



25

04:09

04:19

05:32

11:43

14.45

17:49

18:58



26

04:09

04:19

05:32

11:42

14.44

17:49

18:58



27

04:08

04:18

05:31

11:42

14.43

17:49

18:58



28

04:08

04:18

05:31

11:42

14.44

17:49

18:58



29

04:07

04:17

05:31

11:42

14.44

17:49

18:58



30

04:06

04:16

05:30

11:41

14.45

17:49

18:58



Catatan :

1. Dibuat oleh Temu Kerja Evaluasi Hisab Rukyat Departemen Agama RI di Cipayung Bogor tanggal 16-18 Maret 2007/26-28 Shafar 1428 H

2. Penetapan tanggal 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1428 H, menunggu pengumuman Menteri Agama RI

3. Diperbolehkan memperbanyak dengan tujuan non komersial dengan menyebutkan sumbernya

4. Memperbanyak untuk tujuan komersial harus mendapat izin tertulis dari Ketua Badan Hisab Rukyat Departemen Agama RI

copyright © 2007 by PKPU Online

Klik Judul Artikel untuk Baca Selengkapnya....

Mudahkan anakmu berdoa

1

Sekarang mereka berdua menangis pelan di hadapan Kepala Sekolah dan Guru TK Qurrota A'yun
Menyesali diri tak sanggup berkata kelu lidah mereka, seakan tersedak tak sanggup mengeluarkan isi hati dan benak mereka kecuali dengan tetes air mata yang perlahan

Bertekad sebelum terlambat sepenuhnya mereka memperbaiki diri, dan menyayangi buah hati mereka sepenuh hati.

Sehingga putri kesayangan mereka dapat dengan mudah berdoa : Robbighfirlii Wa liwalidayya Warhamhumaa Kamaa Robbayaanii Shogiirooo


Tiga jam yang lalu:
===============
Maaf Ibu Shinta, ada telepon, katanya dari sekolah anak Ibu."

Ok, saya angkat dari sini, thanks ya Lia"

Halo Ibu Shinta, As Salamu 'alaikum, maaf mengganggu Ibu. Saya Ibu Dian, dari TK Qurrota A'yun ingin membicarakan hal penting terkait anak Ibu, Rahmah, bisa berbicara sebentar?

Wa 'alaikum salam, maaf Ibu guru, apakah penting sekali? Ada apa dengan anak saya? Bisa telepon nanti saja, 1 jam lagi? Saya ada meeting!"

Maaf Bu Shinta, Saya menyampaikan permintaan dari Ibu Puji Kepala Sekolah TK Qurrota A'yun, bahwa Beliau mengharapkan kedatangan Ibu dan Suami Ibu pada hari ini jam 3 siang, membicarakan hal mendesak terkait anak Ibu, Rahmah."

Apakah harus hari ini? Saya dan suami saya sibuk sekali! Bisakah Ibu Dian mengerti bahwa kami tidak bisa dipanggil secara mendadak seperti ini?!"

Kami mengerti sekali, tapi ini sangat mendesak Ibu Shinta, demi kepentingan buah hati Ibu, kami takut bila terlambat, nanti kita semua menyesal."

Apa maksudnya dengan menyesal? Apa anak saya melakukan kesalahan? Nakal? Silahkan Ibu hukum, kami sudah memberikan wewenang sepenuhnya kepada sekolah untuk mengajar, mendidik dan merawat anak kami di sekolah, termasuk menghukumnya bila perlu!"

Ibu Shinta, kalau masalahnya sekedar nakal biasa kami tak perlu repot-repot mengganggu Ibu, tetapi ini terkait dengan masalah perkembangan kejiwaan anak Ibu, kami harap Ibu dan Suami Ibu dapat bekerja sama demi kebahagiaan buah hati Ibu, bagaimana?"

Hm, baiklah, dua jam lagi kami kesana, saya harap benar-benar penting, karena terus terang saja kalian telah mengganggu kami!"

Kami sekali lagi mohon maaf yang sedalam-dalamnya, kami mengerti kesibukan Ibu dan Suami Ibu, kami tunggu kehadirannya nanti. As Salamu 'alaikum Bu."

Wa 'alaikum salam."

Hm,ada-ada saja, kenapa lagi dengan Rahmah? Mana aku harus izin keluar kantor,apalagi harus menghubungi Mas Bima, merepotkan saja!

Shinta segera menelepon sekretarisnya untuk mendelegasikan beberapa tugas, kemudian meminta izin ke atasannya. Setelah itu dia mengirim SMS ke Bima, suaminya, eksekutif muda sekaligus pemilik salah satu perusahaan swasta besar di Jakarta.

Tak lama setelah itu nada dering Mobile Phone memaksa Shinta menghentikan aktivitasnya lagi sambil mengambil napas dalam-dalam dan menghela, ia mengeluh ringan, lalu mengangkat Mobile Phone-nya.

Halo Shinta, ngapain kamu kirim SMS seperti ini, maksa aku harus ikut kamu ke sekolahnya Rahmah? Kamu tahu tidak, aku sedang sibuk?!.. Aku tidak mau melanjutkan `pembicaraan` kita tadi malam, aku tidak mau cari gara-gara lagi sama kamu!kamu aturlah sana, kamu kan ibunya anak-anak!

Hai Mas Bima, aku tuh juga sama seperti kamu, memangnya aku pengangguran apa, tapi kita harus segera kesana, katanya Rahmah ada masalah, dan bukan nakal biasa, katanya ada masalah kejiwaan! entahlah kenapa mereka pakai kosakata seperti itu ingin menteror orang
saja tapi kalau mereka macam-macam, bakal aku omelin mereka, kamu pokoknya harus kesana, kamu kan bapaknya anak-anak, kamu sendiri yang sering gembar-gembor sana-sini bahwa kamu tuh kepalanya keluarga, ya kan!?"

Tunggu, kamu bilang masalah kejiwaan? Rahmah!? Kamu becanda kan!?"

Ngapain aku bercanda! mereka kali yang bercanda! pokoknya dua jam lagi sampai di sekolah Rahmah!"

Berarti kalo kita kesana, Rahmah masih di sekolah?"

Tentu tidaklah, kan sudah ada antar jemput dari sekolah, Rahmah pasti sudah di rumah sama si Mbok!

Oke..oke.. ya udah, ketemu disana, dah!"

Huh, dasar lelaki egois, tidak ada basa-basi, mutusin telepon pun nggak sopan! Bisanya cuma bikin anak saja, tanggung jawab kagak mau, enak di dia, kagak enak di gua! Maksa gua jadi ibu rumah tangga, padahal kan gua udah ada karir, masak dia aja yang bisa kelayapan keluar rumah! Jadi cewek harus dipingit terus! Bisa stress gua, ngapain gua kuliah tinggi-tinggi!

Huh, cewek reseh, bikin gua sulit konsentrasi, padahal kan gua kerja demi mereka! Udah jelas kalo gua maju, keluarga juga yang untung dan bahagia! Demi masa depan mereka! Apa sih artinya pekerjaanya dia, cuma sebagai kepala cabang aja udah belagu dan cuma punya titel sarjana ekonomi doang, mestinya dia tahu diri! Cewek tuh ngurusin semua urusan rumah!

Shinta dari daerah Senen, Bima dari daerah Sudirman, mereka berdua melaju kencang dengan kendaraannya masing-masing, sambil bergelut dengan seribu kecamuk di benaknya, gelisah di hatinya, pergi ke arah daerah Pondok Gede, tempat putri kesayangan mereka, Rahmah, bersekolah di TK Qurrota A'yun.


Tiga puluh menit yang lalu:
=====================
As Salamu 'alaikum, permisi saya ingin bertemu dengan Ibu Dian dan Ibu Puji, saya Ibunya Rahmah"

Oh, Wa'alaikum salam, silahkan Bu, saya sendiri Ibu Dian, mari kita masuk ke ruangan Ibu Puji! Oh ya, Bapak tidak datang barengan Ibu?!

Oh jadi Suami saya belum datang, mungkin ada urusan penting, mungkin kita mulai dulu saja, soalnya saya juga ada urusan penting!

Mereka masuk ke ruang kerja Ibu Puji, setibanya di dalam, Ibu Puji langsung menyambut mereka.

Terima kasih Ibu Shinta sudah menyempatkan diri datang, sebenarnya saya ingin mulai, namun karena sangat penting, kita tunggu dulu ya kedatangan Pak Bima?

Ohh, ii..iya Bu, lirih terdengar suara Shinta, sambil berusaha memaksakan diri untuk tersenyum walau kaku.

Semenit, dua menit, Lima menit, Sepuluh menit, Lima belas menit, uuh obrolan basi.. padahal ada urusan penting di kantor,brengsek nih Mas Bima, bikin susah aku saja!

Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu, "Maaf terlambat tadi ada tamu penting, jadi meeting dulu,
terus di jalan macet"

Tiga puluh menit sudah shinta menunggu..Shinta dan Bima saling bertukar pandangan dan tersenyum sinis, suasana memanas sekaligus membekukan pembicaraan, sampai akhirnya terpecahkan oleh suara deheman dari Ibu Puji.

Maaf merepotkan kalian semua, Ibu Shinta, Pak Bima, namun kami dari sekolah mengkhawatirkan perkembangan kepribadian buah hati Bapak dan Ibu.

Rahmah hari ini tidak bersikap sebagaimana biasanya, padahal biasanya riang, tidak pernah nakal, tidak pernah bertengkar, tidak pernah menangis, pokoknya kelakuannya sangat baik. Kebetulan yang tahu detail kejadiannya adalah Ibu Dian. Beliaulah yang selalu mengajar kelas dimana Rahma belajar dan bermain.

Saya harap Bapak dan Ibu bersabar..diam..dan tidak berbicara dahulu, sampai cerita Ibu Dian selesai, saya persilahkan Bapak dan Ibu berbicara dan mengutarakan pendapat kepada kami.

Kami mohon maaf atas kelancangan kami mengganggu Bapak dan Ibu sekalian, silahkan Ibu Dian!


Lima jam yang lalu:
===============
Ibu Dian dengan senyum yang ramah bertanya kepada anak asuhnya, murid TK Qurrota A'yun, "Hayo anak-anak, apakah semua sudah hafal doa dan arti dari doa kepada kedua orang tua?!"

Iyaa Bu Guruuuuu!

Bagus, ayo kita bareng-bareng, baca doa dan artinya bersamaan. Siap?! Hitungan ketiga dimulai, satu...dua...Tiga!!

Robbighfirliii Wa liwalidayya Warhamhumaa Kamaa...Robbayaaniii Shogiirooo"

Artinyaaa: Ya Tuhanku...Ampunilah Aku...Dan juga kedua orang tuaku...Dan kasihilah mereka
berdua...Sebagaimana Mereka merawatku Sewaktu keciiiillll

Tiba-tiba ada suara bocah yang memecah riuh gembira lantunan doa

Ibu Guru, Rahmah curang, Rahmah tidak pernah membaca kata-kata yang terakhir"

Alex, kamu yang tertib ya, jangan bicara dulu, kita baca doa dulu, baru nanti Alex bicara ke Ibu.

Tapi Ibu Guru, sela Alex, Alex tidak bohong kok, Alex kan anak baik, Rahmah tidak tertib, tidak
baca doa seperti kita?

Hm, iya juga sih mendadak Rahmah agak diam, agak murung, padahal biasanya sangat bersemangat, paling cepat hafal doa, dan suka memimpin membaca doa, dan Alex sangat dekat dengan Rahmah

Rahmah, coba Rahmah baca doa sendiri, Ibu mau baca doa, mengikuti tuntunan Rahmah, Rahmah bisa kan?!

Menunduk seakan takut bertatap mata, Rahmah menjawab lirih "Bisa Ibu Guru""

Robbighfirli Wa liwalidayya Warhamhuma Warhamhumaa....
mendadak terhenti, seperti tersedak oleh sesuatu

Tuh kan, Alex nggak bohong, Rahmah nggak berdoa seperti yang Ibu Guru ajarin!

Uuh...diam kamu, Alex jelek, Bentak Rahmah, Rahmah kan...Rahmah kan..., mendadak Rahmah menangis

Wah gawat ini!! Ini diluar skenario mengajar, terpaksa aku harus mengalihkan perhatian mereka dan mendamaikan mereka

Lho kok Rahmah menangis, jangan menangis ya sayang, Rahmah akan anak yang pintar, anak yang manis..udah besar, sayang dong menangis.

Ayo Alex, sayang-sayang ke Rahmah, Alex kan teman Rahmah, kasihan tuh Rahmah nangis, dihibur ya

Rahmah, Alex minta maaf ya.. bikin Rahmah nangis... maafin ya...ntar mainan lagi kan...ntar Alex boleh makan bareng ama Rahmah kan?!

Iya, Rahmah juga minta maaf ama Alex, habis Rahmah barusan ngomong tidak baik sama Alex, padahal kan Rahmah cuma... cuma nangis karena Mama dan Papa"

Aduh senangnya dua anak kecil itu bersalaman dan berpelukan, teduhnya dunia kalo semua orang bersikap polos seperti mereka.. tapi kenapa Rahmah jadi berubah dan bilang nangis karena Mama dan Papa?

Pada saat pulang sekolah, Ibu Dian minta izin ke Ibu Puji untuk menunda pekerjaan administratifnya di TK, karena ingin menghibur Rahmah sekaligusmengantarkannya ke rumah di daerah Cibubur, ikutan nebeng antar jemput sekolah, kebetulan Rahmah diantar paling belakangan, jadi bisa berbicara dan tanya banyak hal kepada Rahmah.

Rahmah, tadi kenapa nangis waktu baca doa untuk kedua orang tua? Rahmah nangis karena lupa?"

Mendadak, dari sikapnya yang riang dan aktif bergerak dalam mobil jemputan, berubah...Rahmah terdiam...kemudian menggelengkan kepala perlahan sambil meneteskan air mata.

Lho, kok nangis lagi?kan Rahmah anak manis, masak nangis terus? Kan Rahmah udah gede, ayo bicara ama Ibu Dian, ya sayang?!"

Setelah isak-tangisnya mereda, dengan tersendat, Rahmah menjawab:

Rahmah..Rahmah nangis karena sedih ingat Papa Mama

Rahmah nggak mau ntar kalo Papa dan Mama udah tua Papa Mama kesepian karena..sering
Rahmah tinggal kerja"

Rahmah nggak mau ntar kalo Papa Mama dengar Rahmah bicara tidak baik seperti tadi seperti
Rahmah bicara ke Alex, kan sedih"

Rahmah nggak mau ntar kalo Papa Mama dengar Rahmah ngomong `cerai` habis Papa Mama suka bicara `cerai` terus habis itu Papa keluar rumah dan Mama nangis.Bu Guru`cerai` itu apa sih?
`cerai`itu kayak mati ya? Habis dulu Papa Mama nangis waktu dengar katanya Kakek dan Nenek Mati"

Rahmah nggak mau ntar kalo Papa Mama tidur tidak ada yang ngelonin, tidak ada yang ngedongeng tidurnya kayak Rahmah., sering tidur di depan TV karena dongengnya cuma ada di TV Kabel, di Playhouse, di Disneyland, di Nickelodeon"

Rahmah nggak mau, ntar Papa Mama tidak diajak jalan-jalan ama Rahmah, Kayak Papa Mama suka nggak bisa,l upa ajak Rahmah jalan-jalan padahal cuma minta di hari sabtu atau di minggu aja kok

Rahmah nggak mau ntar Papa Mama ditinggal ama Mbok aja..sepi! Rahmah tuh kangen ama Papa Mama, Rahmah nggak mau ntar Papa Mama kalo udah tua kangen karena Rahmah tinggalin Papa Mama ama Mbok di Rumah sendirian"

Rahmah nggak mau Papa Mama hampir nggak pernah ngelihat Rahmah nanti... soalnya sekarang... Rahmah hampir nggak pernah ngelihat Papa Mama, pagi Papa Mama udah berangkat, Rahmah mau bobo, Papa Mama belum pulang"

Makanya Rahmah sedih, baca doanya bisa diganti tidak?! Kok Ibu Guru diam? kan Rahmah lagi bicara ama Ibu Guru,katanya kalo ditanya orang kita harus menjawab.

Kini giliranku yang membisu sambil berjuang membendung genangan air mata di pelupuk mataku, tak tahu harus berkata apa.

Hanya bisa menjawab lirih diiringi tampias senyum semu, "Iya Rahmah sayang, Ibu Guru dengar kok Rahmah bicara""

Jakarta, 1 Juli 11:31 menjelang beberapa minggu
sebelum Hari Anak Nasional

Nugon


==============================

===============================
*Qurrota A'yun bermakna penyenang dan peneduh
hati, menyejukkan dipandang mata
Robbighfirlii Wa liwalidayya Warhamhumaa Kamaa
Robbayaanii Shogiirooo bermakna berikut:
Robbighfirlii "Ya Tuhanku, ampunilah aku"
Wa liwalidayya "Dan juga kepada kedua orangtuaku"
Warhamhumaa "Dan kasihilah mereka berdua"
Kamaa "Sebagaimana
Robbayaanii "Mereka merawatku
Shogiirooo "Sewaktu kecil

Klik Judul Artikel untuk Baca Selengkapnya....

Ustad Indonesia Tampil di A Prayer for America - Al-Maidah pun Berkumandang

0

Ramadhan Pohan

Lagi putera Indonesia dipilih mewakili Islam di Amerika tampil dalam acara doa untuk Amerika yang diikuti pemuka Protestan, Katolik, Sikh, Hindu, dan Islam lainnya di stadion terkenal olah raga baseball Yankee Stadium, The Bronx, New York (NY). M Syamsi Ali , MA nama ustad asal Sulawesi Selatan itu.

Bagaimana ceritanya sampai Syamsi bisa satu panggung bersama mantan Presiden AS Bill Clinton, Senator Hillary Clinton, Wali Kota New York Rudolph Giuliani, Gubernur New York Robert Pataki, Oprah Winfrey dan selibritis dunia di stadion yang lokasinya dekat reruntuhan gedung kembar 110 tingkat World Trade Center (WTC) itu?


New York City, Minggu 23 September 2001 pukul 16.45 atau Senin subuh WIB. Seorang
pria bersosok tinggi sedang mengenakan kemeja muslim coklat dan peci coklat muncul di mimbar a Prayer for America di Stadion Yankee, New York City .
Sekitar 50 ribu orang memadati stadion kebanggaan di New York yang didirikan pada 1923: tua-muda, dewasa dan anak-anak, laki dan perempuan, kulit putih maupun Blacks, dan pelbagai ras dan bangsa di AS. Di panggung, persis beberapa meter dari sosok muda itu, tampak selebritis Oprah Winfrey, mantan Presiden Bill Clinton, senator Hillary Clinton, Gubernur Negara Bagian New York George Pataki, Wali Kota New York Rudolph Giuliani, artis Bette Midler, penyanyi country Lee Greenwood dan banyak selebritis New York lainnya. Hadir pula para pemuka agama di Amerika, seperti para tokoh Yahudi, Protestan, Katolik, Sikh, Hindu dan sebagainya.

Pria kelahiran 1967 yang berdiri di mimbar tadi bernama M. Syamsi Ali MA.
Syamsi, yang fasih kotbah berbahasa Arab dan Inggris ini, menyebut Bismillahirahmanirr ahim dari bibirnya. Lalu, puluhan ribu publik AS mendengar syahdunya kalimat-kalimat Allah dibacakan Syamsi di luar kepala. Tidak ada suara, kecuali alunan merdu suara pemuda asal Sulawesi tersebut.

Ayat-ayat suci Al Quran yang dikumandangkan Syamsi di depan publik yang mayoritas non-muslim tersebut diambil dari beberapa surat .

Pertama, surat
Al-Hujurat ayat 13 soal asal-usul manusia, (yaitu Adam dan Hawa), yang lalu dijadikan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Tapi, yang termulia adalah yang paling bertakwa. "Saya bacakan ayat ini untuk menggambarkan bahwa Islam adalah agama yang mengakui persaudaraan umat manusia. Islam tak membenci umat lain. Justru Islam datang untuk mengangkat derajat semua manusia," kata Syamsi, kepada Jawa Pos.

Ayat kedua yang dilafalkan Syamsi di depan Clinton , Giuliani, Pataki dan
yang lain adalah surat Al-Maidah ayat 8. Ayat ini memerintahkan orang-orang beriman untuk selalu konsisten dengan kebenaran dan keadilan. Jangan hendaknya kebencian kita terhadap suatu kaum menjadikan kita tidak adil. Lewat ayat itu, Syamsi ingin berpesan kepada pemerintah George Walker Bush dan pengambil keputusan AS bahwa, jangan sampai karena kebencian yang tertanam, bukan keadilan yang dijunjung. Tapi, pembalasan dendam. Tentu saja ini dikaitkan dengan rumor keinginan AS menggempur negeri-negeri yang dianggap terlibat konspirasi teroris. "Semoga bacaan ayat ini dapat menyentuh nurani para pengambil keputusan di negeri ini (AS, Red). Jadi, apapun yang dilakukan untuk menumpas para teroris didasarkan pada kebenaran dan keadilan," tuturnya.

Ayat ketiga yang dibacakan Syamsi adalah surat An-Nasr. "Sengaja saya
kutipkan ayat ini karena saya yakin, soon or later, kebenaran itu akan berada pada posisi kemenangan," ujar pria yang sering tampil berdakwah di teve-teve AS itu. Jelas ayat-ayat itu punya makna ketika ditujukan dengan doa dan perenungan AS atas Tragedi WTC dan Pentagon 11 September lalu.

Bagaimana ceritanya Syamsi dipilih di acara yang dijadikan pusat perenungan
dan doa NY atas tragedi WTC itu? "Tadinya, diminta membawakan doa mewakili umat Islam. Tapi, saya pikir lebih baik membacakan ayat-ayat suci. Ya sekalian dakwah," papar Syamsi. Seluruh bacaan Syamsi diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh muslimah Amerika. Belakangan diketahui, tampilnya muslimah itu atas permintaan Syamsi. "Dibacakannya artinya oleh muslimah dengan maksud diketahui artinya. Kedua, untuk diketahui bahwa wanita dalam Islam tak selalu ada di belakang pintu," paparnya.

Tampilnya Syamsi dalam event ini-- disiarkan di seluruh jaringan teve utama
nasional AS, termasuk CNN-- bukan yang pertama. Sepekan sebelumnya dia juga digandeng Presiden George W. Bush untuk bersama-sama mengunjungi reruntuhan WTC. Syamsi selama ini memang sudah berhubungan baik dengan wali kota New York . Di setiap acara yang berhubungan dengan Islam, Giuliani kerap menggaet Syamsi. Sebagai dai yang sering khotbah di masjid-masjid besar NY, dia sudah dikenal luas.

Kapan diberitahu tampil di Yankee Stadium? "Saya diberitahu dua hari sebelumnya lewat Imam Izekil Pasha, kepala Kerohaniaan New York Police Department (NYPD)," jelas Syamsi. Ketika membacakan ayat-ayat Quran di depan khalayak Amerika, wajah Syamsi tampak sendu dan khusuk. Seperti ada airmata yang menggenang di samudera batinnya. "Saya memang agak tersentuh dan luluh. Saya merasa tersentuh, ketika membacakan ayat-ayat tersebut. Saya teringat situasi umat di jagat raya. Hati saya trenyuh. Apalagi, setelah melihat di sekeliling saya, ada pembesar kota New York , dan pembesar semua agama. Ternyata, ayat-ayat Allah cukup menyentuh perasaan banyak kalangan," paparnya.

Mestinya Syamsi bisa kian masygul jika tahu, mungkin, untuk kali pertama
dalam sejarah New York, bahkan Amerika, bacaan kalam Ilahi dikumandangkan di tengah-tengah ribuan non-Muslim. Lebih-lebih acara itu disiarkan live oleh berbagai TV nasional maupun internasional. Belum termasuk liputan media massa . Ada juga pembacaan azan. Panggilan salat itu dikumandangkan seorang muallaf (baru masuk Islam, Red) bernama Abdul Wali. Di New York dia penyanyi profesional. Ada juga ceramah singkat dari Imam Izekil Pasha, yakni imam Masjid Malcom Shahbaz dan juga Ketua Kerohanian (Chaplain) NYPD.

Syamsi, staf lokal di Indonesian Mission untuk PBB (PTRI New York) berkantor
di 325 East 38th Street, New York, NY 10016, USA ini, memiliki kebanggaan khusus pula sebagai anak bangsa. "Bagi saya pribadi, itu kehormatan bagi negara dan bangsa kita sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia," katanya dengan vokal rendah.

Yang agak ganjil dari tampilnya Syamsi di depan 50 ribu massa non-muslim
ini, stadion Yankee bergemuruh dan tepuk tangan pun membahana setelah usai ayah Maryam ini membacakan ayat-ayat Quran. Ada juga pemandangan lain. Wali Kota NY dan Gubernur NY berdiri dan memeluk Syamsi erat-erat seusai acara.

Ramadhan Pohan, New York City
(*) (http://www.jawapos. co.id/print/ index.php? view=detail& id=40652) sumber: milist diskusi islam

Catatan: Ustad Syamsi Ali adalah pengisi rubrik Kabar Dari New York (KDNY) di www.hidayatullah.com

Klik Judul Artikel untuk Baca Selengkapnya....

PARIS 31 Agustus 2007: `Ketika Pinangan itu Tiba` bersama Ust. H. Ahmad Hadi Wibawa (Aa Hadi)

0


Assalamu'alaikum Saudara/i-ku yang dirahmati Allah SWT…


RISKA (Remaja Islam Sunda Kelapa) kembali mengundang rekan-rekan untuk berakhir pekan di PARIS (Pengajian Akhir Pekan RISKA), yang akan dilaksanakan pada:

Hari / Tanggal : Jum'at / 31 Agustus 2007
Waktu : Pkl 18.00 - 20.30 (Sholat Maghrib berjamaah di Masjid Agung Sunda Kelapa)
Tempat : Ruang Ibadah Masjid Agung Sunda Kelapa
Tema : "KETIKA PINANGAN ITU TIBA"
Pembicara : Ust. H. Ahmad Hadi Wibawa (Aa Hadi)

Acara ini GRATIS dan terbuka untuk UMUM.
Ditunggu kehadirannya & silahkan menyebarkan Informasi ini ke saudara/i kita.


Info Selengka
pnya :
- Sekretariat RISKA (021) 319-05839
- Eko Cahyadi (021) 711-57396
- Muni (021) 6888-6012

Jazakumullahu khairan katsiran.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.



Remaja Islam Sunda Kelapa - RISKA,
Remaja Islam yang punya gaya TM
Sekretariat:
Jl. Taman Sunda Kelapa #16
Menteng, Jakarta Pusat 10310
telp. 021 - 31905839
fax. 021 - 3154179
email: remajaislamsundakelapa@gmail.com
website: www.riskaonline.org

Klik Judul Artikel untuk Baca Selengkapnya....

Kupas Buku `Keajaiban Sholat Subuh` di PARIS tgl 24 Agustus 2007 bersama Ust. Sukeri Abdillah

1



Sungguh, masjid-masjid di seluruh penjuru dunia ini merintih pedih dan mengeluh kepada Allah karena dijauhi oleh mayoritas kaum muslimin ketika sholat Subuh tengah dilaksanakan. Kalau bukan karena ketentuan Allah bahwa benda-benda mati itu tidak bisa bicara, tentu manusia dapat mendengar rintihan dan gemuruh tangis masjid-masjid itu mengadu kepada Robbnya Yang Agung.

Masjid-masjid itu semakin merintih tatkala di waktu jamaah sholat Subuh ditegakkan, keadaan dirimya laksana "panti jompo" saja, karena hanya dihadiri oleh orang-orang yang telah lanjut usia, itupun hanya beberapa gelintir orang saja. Dimanakan kaum muda kita? Dimanakah mereka, yang begitu bersemangat menghadiri jamaah sholat Jum'at, namun merasa berat dan malas tatkala menghadiri jamaah sholat Subuh di waktu pagi buta itu? Tidak tahukan mereka bahwa Rasul telah bersabda:

"Sholat yang paling berat bagi orang-orang munafik adalah sholat Isyak dan Subuh." (HR. Ahmad)



Assalamu'alaikum Saudara/i-ku yang dirahmati Allah SWT…


Tetap semangat liburan ke PARIS ya…

RISKA (Remaja Islam Sunda Kelapa) mengundang rekan-rekan untuk Kupas Buku di PARIS (Pengajian Akhir Pekan RISKA), yang dilaksanakan pada:

Hari / Tanggal : Jum'at / 24 Agustus 2007
Waktu : Pkl 18.00 - 20.30 (Sholat Maghrib berjamaah di Masjid Agung Sunda Kelapa)
Tempat : Ruang Ibadah Masjid Agung Sunda Kelapa
Tema : KUPAS BUKU "KEAJAIBAN SHOLAT SUBUH"
Pembicara : Ust. Sukeri Abdillah

Acara ini GRATIS dan terbuka untuk UMUM.
Ditunggu kehadirannya & silahkan menyebarkan Informasi ini ke saudara/i kita.


Info Selengkapnya:
- Sekretariat RISKA (021) 319-05839
- Eko Cahyadi (021) 711-57396
- Muni (021) 6888-6012

Jazakumullahu khairan katsiran.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.



Remaja Islam Sunda Kelapa - RISKA,
Remaja Islam yang punya gaya TM
Sekretariat:
Jl. Taman Sunda Kelapa #16
Menteng, Jakarta Pusat 10310
telp. 021 - 31905839
fax. 021 - 3154179
email: remajaislamsundakelapa@gmail.com
website: www.riskaonline.org

Klik Judul Artikel untuk Baca Selengkapnya....